Fitur Utama
Digital Assessment memiliki dari 2 fitur utama yang bernama Diagnostic Test dan Competency Test.
Diagnostic Test adalah tes yang berfungsi untuk melakukan asesmen terkait gaya belajar serta minat dan bakat para siswa. Diagnostic Test terdiri dari 20 soal pilihan ganda yang harus dikerjakan seluruhnya selama 20 menit. Hasil pengerjaan Diagnostic Test akan langsung ditampilkan seketika setelah pengerjaan tes telah selesai dilakukan. Selain itu, hasil pengerjaan tes juga akan disimpan di database dan dapat dilihat kembali oleh para siswa maupun guru. Bagi guru, hasil pengerjaan Diagnostic Test para siswa dapat digunakan untuk melakukan analisis distribusi sebaran gaya belajar serta minat dan bakat para siswa dan selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan efisien ke depannya.
Competency Test adalah tes yang berfungsi untuk membantu para siswa meningkatkan kemampuan akademis melalui koleksi ratusan soal-soal latihan, soal HOTS ( Higher Order Thinking Skills ), literasi dan numerasi serta asesmen P5 yang tersedia. Soal-soal Competency Test berupa pilihan ganda yang sesuai dengan materi di dalam Buku E-Plus Mediatama. Pada tiap sesi Competency Test, soal yang ditampilkan adalah sejumlah tertentu saja yang dipilih secara acak dari keseluruhan koleksi soal dari materi yang sama. Ketika ada 2 atau lebih siswa yang mengakses Competency Test secara bersamaan, soal-soal yang tampil pada masing-masing siswa akan berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, Competency Test juga dapat dimanfaatkan oleh guru untuk melakukan asesmen kognitif bagi para siswa, baik berupa asesmen harian maupun asesmen sumatif. Koleksi soal Competency Test dikelompokkan menjadi 3 kelompok soal yaitu kelompok soal trial, enrichment dan test.
Kelompok soal test adalah kelompok soal yang hanya dapat diakses oleh para siswa pengguna Digital Assessment setelah dijadwalkan secara spesifik oleh gurunya, khususnya untuk melaksanakan asesmen harian maupun sumatif sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar di sekolah. Hasil pengerjaan kelompok soal test yang dijadwalkan sebagai asesmen sumatif, akan ditampilkan dalam sebuah sistem rangking yang dapat memicu siswa untuk lebih mengasah kemampuan akademisnya.
Hasil pengerjaan Competency Test akan langsung ditampilkan dan dapat diketahui oleh para siswa seketika setelah pengerjaan tes telah selesai dilakukan. Selain itu, hasil pengerjaan tes juga tersimpan di database yang selanjutnya dapat dilihat dan direkap oleh guru sebagai hasil pembelajaran siswanya. Guru juga dapat me-review hasil pengerjaan tes untuk melakukan analisis mengenai materi bagian mana saja yang masih kurang dipahami oleh siswa-siswanya.
Masing-masing fitur Digital Assessment memiliki batasan akses tersendiri untuk masing-masing pengguna.
Diagnostic Test dapat diakses baik tanpa akun maupun dengan akun.
Diagnostic Test
Diagnostic Test adalah tes yang berfungsi untuk melakukan asesmen terkait gaya belajar serta minat dan bakat para siswa. Diagnostic Test terdiri dari 20 soal pilihan ganda yang harus dikerjakan seluruhnya selama 20 menit. Hasil pengerjaan Diagnostic Test akan langsung ditampilkan seketika setelah pengerjaan tes telah selesai dilakukan. Selain itu, hasil pengerjaan tes juga akan disimpan di database dan dapat dilihat kembali oleh para siswa maupun guru. Bagi guru, hasil pengerjaan Diagnostic Test para siswa dapat digunakan untuk melakukan analisis distribusi sebaran gaya belajar serta minat dan bakat para siswa dan selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan efisien ke depannya.
Competency Test
Competency Test adalah tes yang berfungsi untuk membantu para siswa meningkatkan kemampuan akademis melalui koleksi ratusan soal-soal latihan, soal HOTS ( Higher Order Thinking Skills ), literasi dan numerasi serta asesmen P5 yang tersedia. Soal-soal Competency Test berupa pilihan ganda yang sesuai dengan materi di dalam Buku E-Plus Mediatama. Pada tiap sesi Competency Test, soal yang ditampilkan adalah sejumlah tertentu saja yang dipilih secara acak dari keseluruhan koleksi soal dari materi yang sama. Ketika ada 2 atau lebih siswa yang mengakses Competency Test secara bersamaan, soal-soal yang tampil pada masing-masing siswa akan berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, Competency Test juga dapat dimanfaatkan oleh guru untuk melakukan asesmen kognitif bagi para siswa, baik berupa asesmen harian maupun asesmen sumatif. Koleksi soal Competency Test dikelompokkan menjadi 3 kelompok soal yaitu kelompok soal trial, enrichment dan test.
- Kelompok soal trial adalah kelompok soal yang ditampilkan sebagai preview agar calon pengguna maupun pengguna Digital Assessment dapat lebih memahami bagaimana cara kerja dari fitur Competency Test.
- Kelompok soal enrichment adalah kelompok soal yang hanya dapat diakses oleh para siswa pengguna Digital Assessment yang telah memasukkan kode akses. Kelompok soal enrichment
Pembagian Akses Tiap Fitur
Masing-masing fitur Digital Assessment memiliki batasan akses tersendiri untuk masing-masing pengguna.
Diagnostic Test dapat diakses baik tanpa akun maupun dengan akun.
- Akses Diagnostic Test tanpa akun dapat dilakukan dengan scan QR Code Diagnostic Test yang tersedia pada Buku E-Plus Mediatama secara langsung menggunakan QR Code Scanner pada smartphone pengguna. Setelah melakukan scan, pengguna akan diarahkan secara langsung ke halaman pengerjaan Diagnostic Test. Hasil pengerjaan Diagnostic Test tanpa akun hanya dapat dilihat sekali setelah pengerjaan tes selesai saja, karena memang cara akses ini bersifat trial yang disediakan sebagai preview fitur Diagnostic Test kepada calon pengguna Digital Assessment.
- Akses Diagnostic Test dengan akun dapat dilakukan dengan scan QR Code yang sama setelah log in ke dalam aplikasi Digital Assessment dan nantinya hasil pengerjaan Diagnostic Test dapat dilihat oleh siswa selaku pengguna yang mengerjakan tes dan gurunya untuk rekap dan analisis hasil pengerjaan tes tersebut.